Kamis, 07 Maret 2013

SAYANG COWO BERPENYAKIT KANKER

Jatuh cinta memang indah dan membuat kita bahagia bahkan selalu berbunga-bunga. Apapun akan dilakukan demi orang yang kita sayangi walaupun harus melakukan hal diluar akal logika.

Cinta juga datang tiba-tiba, kepada siapa dan kapan waktunya itu tidak ada yang tau. Bahkan kita sendiri bertanya-tanya, kok bisa jatuh cinta dengan dia. Yaa seperti orang jawa bilang Witing Tresno Jalaran Soko Kulino, cinta datang karena terbiasa dan sering ketemu.

Mungkin hal itulah pula yang terjadi dengan saya. Saya jatuh cinta dengan seorang cowok yang kebetulan adalah teman saya sendiri. Awalnya saya sama sekali tidak tertarik dengan dia karena ia sangat pendiam.

Hingga akhirnya saya harus 1 kelompok dengan dia membuat film dokumenter dan itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Semakin sering bertemu, ngobrol kami pun menjadi akrab sampai pada suatu saat ia pingsan dilokasi tempat kami syuting tugas film.

Semua panik terutama saya karena sejujurnya saya mulai menyukai dia. Kami pun langsung membawanya ke rumah sakit terdekat sambil menunggu orang tuanya datang. Tanpa sengaja saya mendengar percakapan orang tuanya dengan dokter dan mengatakan bahwa anaknya mengidap penyakit kanker.

Saya pun langsung terjatuh lemas karena orang yang saat ini saya sayangi terkena penyakit kanker. Semakin kesini kondisi kesehatannya pun semakin menurun dan saya dengan setia menemaninya. Tak ada hal lain yang terlintas difikiran saya selain ingin menemaninya dengan sepenuh cinta.

Sedih rasanya setiap melihat ia meringis kesakitan tapi tak ada yang bisa saya lakukan selain memberikan semangat. Saya hanya bisa berdoa kepada Tuhan untuk memberikan yang terbaik untuknya.

Bulan demi bulan berlalu begitu cepat sampai tiba saya harus mengikhlaskan kepergian orang yang saya sayangi untuk selamanya. Saya pun mencoba untuk tegar walaupun sebenarnya saya sangat sedih. Tapi saya harus berbesar karena mungkin itu jalan yang terbaik. Tenang disana yaa sayang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar